Life. Inspiration. Perseverance. Comedy. Love

Supaya Keterima di Bank Indonesia

In tips on 11/01/2012 at 10:00

Tidak terasa sudah hampir lima tahun sejak gue mengikuti ujian tes masuk PCPM agar bisa berkarya di Bank Indonesia. Sekarang sudah ada penerimaan PCPM lagi, dan bagi orang-orang yang berharap keterima di luar sana, berikut sekedar berbagi supaya keterima di Bank Indonesia.

  1. Baca persyaratannya dengan baik. BACA. DENGAN. BAIK. Kalau misalnya syaratnya IPK minimal 3.0, bagi yang kurang jangan mendaftar. Kalau disuruh ke map berwarna biru ya map berwarna biru. Ikuti semua persyaratan sampai ke detilnya. Kalau tidak jelas, tanya saja ke call center.
  2. Jangan lupa cek identitas. Nama. Alamat. Telepon yang bisa dihubungi. Jangan karena hal-hal sepele malah menyebabkan kita gagal keterima di Bank Indonesia.
  3. TIDAK ADA pungutan biaya apapun. Kalau ada yang menjanjikan pasti keterima dengan imbalan biaya itu pasti janji-janji surga saja. Gue tidak dipungut biaya apapun kok, buktinya bisa diterima.
  4. Badan juga mesti sehat untuk lolos tes kesehatan. Usahakan badan bugar dan kalau bisa diet dan berolahraga sedikit bagi yang merasa dirinya sedikit gembul.
  5. Kalau misalnya ada tes kompetensi bidang ya belajar sedikit-sedikit lah. Dari Internet juga boleh. Mengulang kembali sebenarnya kita tuh bisa apa aja.
  6. Jangan menjadi diri sendiri kalau ngerjain tes psikotes. Jadilah versi yang lebih baik. Jangan terpancing kalau bilang isi apa adanya. Cobalah cari di internet bagaimana mensiasati tes psikotes ini. Begitu pula dengan tes psikiatri.
  7. Coba cari bagaimana tips wawancara yang baik dan benar. Jangan terlalu kaku, tetapi juga jangan terlalu santai. Persiapkan jawaban-jawaban yang pas dan jangan terjerumus dalam pertanyaan yang menjebak dan malah membuat diri sendiri sulit.
  8. Terima semua keputusannya. Kalau misalnya ada yang IPKnya lebih jelek tapi keterima, ya berarti itu rejekinya. Jangan protes langsung apalagi curhat di sosial media. Masih banyak perusahaan kok yang lebih bagus dari Bank Indonesia.

Tips di atas tidak menjamin juga keterima di Bank Indonesia 100 persen yah. Semuanya Tuhan yang menentukan. Dan bagian SDM.  Selamat melamar.

ps : satu lagi yang ketinggalan. Jangan lupa berdoa kepada Tuhan yang Maha Esa. “Ya Tuhan, jika BI memang jodohku, ijinkan aku bekerja di sana, tetapi jika tidak, kertas yang ada tulisan BI semoga mengalir lancar ke kantongku. Amin”

  1. Sebelumnya saya ucapkan terimakasih atas saran dan pesan mas diatas,
    yang telah bersedia untuk share.
    membaca potongan dari poin yang ke-3: “Gue tidak dipungut biaya apapun kok, buktinya bisa diterima”
    Nah, dari situ saya ingin bertanya kpd mas,
    1. Apa-apa saja persiapan mas dalam mengikuti setiap tahapan seleksi calon pegawai BI hingga lulus?
    2. Apakah ada yang berbeda soal-soal psikotes BI dengan perusahaan lain?
    3. Saya sangat senang sekali jika mas bersedia shere pengalaman mas kpd saya mengenai gambaran soal2 yang akan diberikan pada setiap tahapan tes.

    Mohon Pencerahannya mas

    Salam Kenal dari Saya
    An Nahal

    • 1. persiapan? Sejujurnya tidak ada sama sekali. Paling selalu cek dan ricek serta membaca semua informasi dan menanyakan kepada teman yang ikut atau langsung via telepon jika ada yang tidak jelas.

      2. Tidak ada yang berbeda. Gambar pohon. gambar orang. 8 gambar yang mana mudah dan yang mana sulit.

      3. Wah, soal sudah lupa. Sudah lima tahun yang lalu. Kalau tidak salah tes psikiatri standard, pilihan a atau b. Kalau tes kompetensi berhubung saya informatika, ya soal-soal umum mengenai bidang teknik informatika seperti, jaringan, hardware, software, programming, dll, tes psikotes juga standar.

  2. mas usia maksimal untuk pcpm itu berapa yah

  3. mas,
    standar sehat untuk tes kesehatan itu apa ya mas?
    soalnya saya gembul2 karena habis melahirkan, hehe
    BMI sih masih normal

    • Saya juga tidak tahu apa standar sehat yang dipakai. Akan tetapi mungkin kita bisa pakai standar kesehatan yang biasanya, yaitu kadar kolesterol, gula darah, dsb.

  4. Terima kasih tips nya Mas Koko. Dan sepertinya tips mengenai ilmu ikhlas ini (” . . . Tetapi jika tidak, kertas yang ada tulisan BI semoga mengalir lancar ke kantongku. Amin”) yang paling mengena di saya, hahaha 😀

    Oh iya mas, sekalian saya ingin bertanya, berdasarkan pengalaman mas koko, kira-kira pertanyaan wawancara akhir PCPM seperti apa ya? Kebetulan bidang kita sama-sama IT.

    Terima kasih banyak atas kesediaan Mas Koko dalam menjawab pertanyaan.

    • Waktu saya sebenarnya pertanyaannya cukup standar. Tidak ada yang terlalu teknis. Hanya menanyakan sebelumnya pekerjaannya apa saja, terus bagaimana relasi dengan atasan dan rekan sekerja. Terus terkait kemampuannya hanya menanyakan programming language yang dikuasai (Java, C++) , database (Oracle/SQL/MySQL) yang dikuasai tanpa terlalu detil kepada teknisnya. Semoga sukses buat wawancaranya.

  5. salam kenal mas ko2w..
    sekarang sy sedang kuliah di teknik informatika,dan saya ingin sekali bisa seperti mas ko2w.bekerja sebagai IT analyst di bank indonesia.
    kalau boleh share,materi apa saja ya mas yg harus dikuasai agar saya bisa lulus tes kelak?sebagai persiapan saya dari sekarang?
    oh iya..dalam tes kesehatan apakah gigi termasuk yg diujikan?karena saya memiliki gigi gingsul.
    terima kasih sebelumnya,saya sangat berharap mas bisa menanggapinya.

  6. makasih info ny mas…saya lagi nuggu hasil tes psikiatri ne mas untuk jadi asisten kasir bi mas…klo badan kurus gini truz gigi berlubang kira” lolos tes kesehatan ga ya mas?

  7. Dalam menjalani pemeriksaan #psikologi, tidak perlu persiapan khusus. Just be your self 🙂

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *